iklan

Thursday, February 10, 2011

Info Agama....Siapakah aku disisi Allah SWT ???


Siapakah aku disisi Allah SWT ???

Qs. Al-Hajj:5
Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur- angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah.
APA YANG ALLAH BERIKAN KEPADA-KU?
QS. An-Nahl : 78
Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.
QS.Al-Insaan : 2
Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampuryang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat.
UNTUK APA AKU DICIPTAKAN-NYA?
QS.Al-Mulk : 1-2
Maha Suci Allah Yang di tangan-Nyalah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu,
Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun,
APA TUGAS KU DI DUNIA INI?
QS. Adz-Dzaariyaat:56
Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.
QS. Al-Baqarah:21
Hai manusia, sembahlah Rabb-mu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa,
QS.Yaasiin:22
Mengapa aku tidak menyembah (Rabb) yang telah menciptakanku dan yang hanya kepada-Nya-lah kamu (semua) akan dikembalikan?
‘ibadah
APA TUJUAN KU DI DUNIA INI?
QS. Al-Baqarah:207
Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya untuk mencari keridhaan Allah; dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya.
APA HAKIKAT KEHIDUPAN DUNIA INI?
QS. Al An’aam : 32
Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?
QS. Al ‘Ankabuut : 64
Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.
QS. Al-Hadiid:20
Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.
APA PEDOMAN HIDUP KU YG HAQ?
QS.AL-Baqarah:185
Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang bathil)….
SIAPA TAULADAN HIDUP KU?
QS.Al-Ahzab : 21
Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.
SIAPA MUSUH KU YANG SESUNGGUHNYA?
QS. Al-Baqarah : 208
Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara kaffah (keseluruhan), dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.
KEMANA AKU AKAN PULANG?
QS. Al Jaatsiyah : 15
Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, maka itu adalah untuk dirinya sendiri, dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan, maka itu akan menimpa dirinya sendiri, kemudian kepada Rabb-mulah kamu dikembalikan.
QS. AL-Baqarah : 281
Dan peliharalah dirimu dari (azab yang terjadi pada) hari yang pada waktu itu kamu semua dikembalikan kepada Allah. Kemudian masing-masing diri diberi balasan yang sempurna terhadap apa yang telah dikerjakannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan).
DIMANA TEMPATKU KELAK?
QS. Al-A’raaf:42-43
dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh, Kami tidak memikulkan kewajiban kepada diri seseorang melainkan sekedar kesanggupannya, mereka itulah penghuni-penghuni surga; mereka kekal di dalamnya.
Dan Kami cabut segala macam dendam yang berada di dalam dada mereka; mengalir di bawah mereka sungai-sungai dan mereka berkata: “Segala puji bagi Allah yang telah menunjuki kami kepada (surga) ini. Dan kami sekali-kali tidak akan mendapat petunjuk kalau Allah tidak memberi kami petunjuk. Sesungguhnya telah datang rasul-rasul Rabb kami, membawa kebenaran.” Dan diserukan kepada mereka: “ltulah surga yang diwariskan kepadamu, disebabkan apa yang dahulu kamu kerjakan.”
ATAUKAH…..
QS. Al-A’raaf : 179
Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.

Neraka jahanam 

Tuesday, February 8, 2011

Indahnya Ciptaan Allah....Sunshine












































 
__,_._,___

Info Agama....20 amalan murah rezeki

 
Assalamualaikum warahmatullah,

Semua orang impikan rezeki yang banyak, mudah, berkat serta makmur, termasuklah saya. He.. he... Dalam pekerjaan kita seharian mencari rezeki, mestilah sentiasa niatkan dalam hati supaya Allah mengurniakan kita dengan rezeki yang halal, berkat, mudah serta luas. Terdapat amalan-amalan yang boleh menjadi sebab Allah melimpahi hamba-Nya dengan keluasan rezeki dan rasa kaya dengan pemberian-Nya.

Berdasarkan konsep rezeki yang telah diperkatakan, Allah memberi jalan buat setiap hamba-Nya untuk memperolehi rezeki dalam pelbagai bentuk yang boleh menjadi punca kebaikan dunia dan akhirat.

Di antaranya:

1. Menyempatkan diri beribadah

Allah tidak sia-siakan pengabdian diri hamba-Nya, seperti firman-Nya dalam hadis qudsi: “Wahai anak Adam, sempatkanlah untuk menyembah-Ku maka Aku akan membuat hatimu kaya dan menutup kefakiranmu. Jika tidak melakukannya maka Aku akan penuhi tanganmu dengan kesibukan dan Aku tidak menutup kefakiranmu.” (Hadis Riwayat Ahmad, Tirmizi, Ibnu Majah dan al-Hakim dari Abu Hurairah r.a.)

2. Memperbanyak istighfar 

Istighfar adalah rintihan dan pengakuan dosa seorang hamba di depan Allah, yang menjadi sebab Allah jatuh kasih dan kasihan pada hamba-Nya lalu Dia berkenan melapangkan jiwa dan kehidupan si hamba.Sabda Rasulullah SAW : “Barang siapa memperbanyak istighfar maka Allah SWT akan menghapuskan segala kedukaannya, menyelesaikan segala masalahnya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka.” (Hadis Riwayat Ahmad, Abu Daud, an-Nasa’i, Ibnu Majah dan al-Hakim dari Abdullah bin Abbas r.a.)

3. Tinggalkan perbuatan dosa

Istighfar tidak laku di sisi Allah jika masih buat dosa. Dosa bukan saja membuat hati resah malah menutup pintu rezeki. Sabda Rasulullah SAW : “… dan seorang lelaki akan diharamkan baginya rezeki kerana dosa yang dibuatnya.” (Hadis Riwayat at-Tirmizi)

4. Sentiasa ingat Allah SWT

Banyak ingat Allah SWT buatkan hati tenang dan kehidupan terasa lapang. Ini rezeki yang hanya Allah beri kepada orang beriman. Firman-Nya: “...(iaitu) orang-orang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingati Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah hati menjadi tenteram.”(Surah Ar-Ra’d, ayat 28)

5. Berbakti dan mendoakan ibu bapa

Dalam hadis riwayat Imam Ahmad, Rasulullah SAW berpesan agar siapa yang ingin panjang umur dan ditambahi rezekinya, hendaklah berbakti kepada ibu bapanya dan menyambung tali kekeluargaan.Rasulullah SAW juga bersabda: “Siapa berbakti kepada ibu bapanya maka kebahagiaanlah buatnya dan Allah akan memanjangkan umurnya.” (Hadis Riwayat Abu Ya’ala, at-Tabrani, al-Asybahani dan al-Hakim)

Mendoakan ibu bapa juga menjadi sebab mengalirnya rezeki, berdasarkan sabda Rasulullah SAW :“Apabila hamba itu meninggalkan berdoa kepada kedua orang tuanya nescaya terputuslah rezeki (Allah) daripadanya.” (Hadis Riwayat al-Hakim dan ad-Dailami)

6. Berbuat baik dan menolong orang yang lemah

Berbuat baik kepada orang yang lemah ini termasuklah menggembirakan dan meraikan orang tua, orang sakit, anak yatim dan fakir miskin, juga isteri dan anak-anak yang masih kecil. Sabda Rasulullah SAW :“Tidaklah kamu diberi pertolongan dan diberi rezeki melainkan kerana orang-orang lemah di kalangan kamu.” (Hadis Riwayat Bukhari)

7. Tunaikan hajat orang lain

Menunaikan hajat orang menjadi sebab Allah lapangkan rezeki dalam bentuk tertunainya hajat sendiri, seperti sabda Rasulullah SAW : “Siapa yang menunaikan hajat saudaranya maka Allah akan menunaikan hajatnya…” (Hadis Riwayat Muslim)

8. Banyak berselawat

Ada hadis yang menganjurkan berselawat jika hajat atau cita-cita tidak tertunai kerana selawat itu dapat menghilangkan kesusahan, kesedihan, dan kesukaran serta meluaskan rezeki dan menyebabkan terlaksananya semua hajat. Wallahu a’lam.

9. Buat kebajikan banyak-banyak

Ibnu Abbas berkata: “Sesungguhnya kebajikan itu memberi cahaya kepada hati, kemurahan rezeki, kekuatan jasad dan disayangi oleh makhluk yang lain. Manakala kejahatan pula boleh menggelapkan rupa, menggelapkan hati, melemahkan tubuh, sempit rezeki dan makhluk lain mengutuknya.”

10. Berpagi-pagi 

Menurut Rasulullah SAW, berpagi-pagi (memulakan aktiviti harian sebaik-baik selesai solat Subuh berjemaah) adalah amalan yang berkat.

11. Menjalin silaturrahim 

Rasulullah SAW bersabda : “Barang siapa ingin dilapangkan rezekinya dan dilambatkan ajalnya maka hendaklah dia menghubungi sanak-saudaranya.” (Hadis Riwayat Bukhari)

12. Melazimi kekal berwuduk

Seorang Arab desa menemui Rasulullah SAW dan meminta pedoman mengenai beberapa perkara termasuk mahu dimurahkan rezeki oleh Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda: “Sentiasalah berada dalam keadaan bersih (dari hadas) nescaya Allah akan memurahkan rezeki.” (Diriwayatkan daripada Sayidina Khalid al-Walid)

13. Bersedekah

Sedekah mengundang rahmat Allah dan menjadi sebab Allah buka pintu rezeki. Nabi SAW bersabda kepada Zubair bin al-Awwam: “Hai Zubair, ketahuilah bahawa kunci rezeki hamba itu ditentang Arasy, yang dikirim oleh Allah azza wajalla kepada setiap hamba sekadar nafkahnya. Maka siapa yang membanyakkan pemberian kepada orang lain, nescaya Allah membanyakkan baginya. Dan siapa yang menyedikitkan, nescaya Allah menyedikitkan baginya.” (Riwayat ad-Daruquthni dari Anas r.a.)

14. Melazimi solat malam (tahajud)

Ada keterangan bahawa amalan solat tahajjud memudahkan memperoleh rezeki, menjadi sebab seseorang itu dipercayai dan dihormati orang dan doanya dimakbulkan Allah.

15. Melazimi solat Dhuha 

Amalan solat Dhuha yang dibuat waktu orang sedang sibuk dengan urusan dunia (aktiviti harian), juga mempunyai rahsia tersendiri. Firman Allah dalam hadis qudsi: “Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang (solat Dhuha), nanti pasti akan Aku cukupkan keperluanmu pada petang harinya.” (Riwayat al-Hakim dan Thabrani)

16. Bersyukur kepada Allah

Syukur ertinya mengakui segala pemberian dan nikmat dari Allah. Lawannya adalah kufur nikmat. Allah berfirman: "Demi sesungguhnya! Jika kamu bersyukur, nescaya Aku tambahi nikmat-Ku kepadamu, dan demi sesungguhnya jika kamu kufur, sesungguhnya azab-Ku amat keras." (Surah Ibrahim, ayat 7)

Firman-Nya lagi: “… dan Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.” (Surah ali-Imran, ayat 145)

17. Mengamalkan zikir dan bacaan ayat Quran tertentu

Zikir dari ayat-ayat al-Quran atau asma’ul husna selain menenangkan, menjenihkan dan melunakkan hati, ia mengandungi fadilat khusus untuk keluasan ilmu, terbukanya pintu hidayah, dimudahkan faham agama, diberi kemanisan iman dan dilapangkan rezeki.

Misalnya, 
dua ayat terakhir surah at-Taubah (ayat 128-129) jika dibaca secara konsisten tujuh kali setiap kali lepas solat, dikatakan boleh menjadi sebab Allah lapangkan kehidupan dan murahkan rezeki.
Salah satu nama Allah, al-Fattah (Maha Membukakan) dikatakan dapat menjadi sebab dibukakan pintu rezeki jika diwiridkan selalu; misalnya dibaca “Ya Allah ya Fattah” berulang-ulang, diiringi doa: “Ya Allah, bukalah hati kami untuk mengenali-Mu, bukalah pintu rahmat dan keampunan-Mu, ya Fattah ya 'Alim.” Ada juga hadis menyebut, siapa amalkan baca surah al-Waqi’ah setiap malam, dia tidak akan ditimpa kepapaan. Wallahu a’lam.

18. Berdoa

Berdoa menjadikan seorang hamba dekat dengan Allah, penuh bergantung dan mengharap pada rahmat dan pemberian dari-Nya. Dalam al-Quran, Allah suruh kita meminta kepada-Nya, nescaya Dia akan perkenankan.

19. Berikhtiar sehabisnya

Siapa berusaha, dia akan dapat. Ini sunnatullah. Dalam satu hadis sahih dikatakan bahawa Allah berikan dunia kepada orang yang dicintai-Nya dan yang tidak dicintai-Nya, tapi agama hanya Allah beri kepada orang yang dicintai-Nya saja. (Riwayat Ahmad, Ibnu Abi Syaibah dan al-Hakim)

Bagi orang beriman, tentulah dia perlu mencari sebab-sebab yang boleh membawa kepada murah rezeki dalam skop yang luas. Misalnya, hendak tenang dibacanya Quran, hendak dapat anak yang baik dididiknya sejak anak dalam rahim lagi, hendak sihat dijaganya pemakanan dan makan yang baik dan halal, hendak dapat jiran yang baik dia sendiri berusaha jadi baik, hendak rezeki berkat dijauhinya yang haram, dan sebagainya.

20. Bertawakal

Dengan tawakal, seseorang itu akan direzekikan rasa kaya dengan Allah. Firman-Nya: “Barang siapa bertawakal kepada Allah, nescaya Allah mencukupkan (keperluannya) .” (Surah at-Thalaq, ayat 3)

Nabi SAW bersabda: “Seandainya kamu bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakal, nescaya kamu diberi rezeki seperti burung diberi rezeki, ia pagi hari lapar dan petang hari telah kenyang.” (Riwayat Ahmad, at-Tirmizi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, al-Hakim dari Umar bin al-Khattab r.a.)

Kesemua yang disebut di atas adalah amalan-amalan yang membawa kepada takwa. Dengan takwa, Allah akan beri “jalan keluar (dari segala perkara yang menyusahkan) , dan memberinya rezeki dari jalan yang tidak terlintas di hatinya.” (Surah at-Talaq, ayat 2-3)

Pendek kata, bagi orang Islam, untuk murah rezeki dalam ertikata yang sebenarnya, kuncinya adalah buat amalan-amalan takwa. Amalan-amalan ini menjadi sebab jatuhnya kasih sayang Allah, lalu Allah limpahi hamba-Nya dengan keluasan rezeki dan rasa kaya dengan pemberian-Nya.


Renung-renungkan dan marilah kita sama-sama beramal. Mudah-mudahan Allah SWT melimpah-ruahkan rezeki-Nya kepada kita. Amiin.

Wednesday, January 26, 2011

Info Agama..Kesalahan yang sering berlaku dalam pembacaan Surah Al-Fatihah

Kesalahan yang sering berlaku dalam pembacaan Surah Al-Fatihah


Surah Al-Fatihah merupakan rukun yang keempat di dalam solat. Membaca Al-Fatihah dengan betul merupakan suatu kefardhuan iaitu Fardhu Ain kepada semua yang bergelar muslim dan muslimat dalam mengerjakan solat. Ini kerana terdapat dua jenis kesalahan dalam membaca Al-Quran iaitu Kesalahan Nyata (Al-Lahnul Jali) adalah seperti menukar sebutan sesuatu huruf dengan sebutan huruf yang lain, menukar baris, menambahkan huruf pada bacaan ataupun menukarkan kalimah dengan kalimah yang lain. Kategori kesalahan ini jika berlaku dalam bacaan Al-Fatihah di dalam solat maka menyebabkan solatnya terbatal atau tidak sah. 

Manakala jenis kesalahan yang kedua iaitu Kesalahan Tersembunyi (Al-Lahnul Khafi) adalah seperti tidak memanjangkan sesuatu harakat dengan kadar yang betul contohnya kalimah الضَّالِّينَ iaitu Mad Lazim Kalimi Muthaqqal yang sepatutnya dibaca dengan kadar 6 harakat akan tetapi dibaca dengan kadar yang tidak mencukupi. Maka kategori kesalahan ini jika berlaku boleh mencacatkan solatnya akan tetapi tidak membatalkannya. 

Oleh yang demikian di sini saya senaraikan beberapa kesilapan yang sering terjadi dalam bacaan Al-Fatihah untuk kita teliti bersama agar kita dapat menghindarinya dari berlaku dalam bacaan kita sewaktu membaca Surah Al-Fatihah khususnya di dalam solat kita. 

1. Hufuf Ba (ب) dalam lafaz Bismillah tidak dijelaskan sebutannya sehingga kedengaran dilafazkan seperti 'ismillah'. 

2. Huruf Ha Maftuhah (ح) pada kalimah الْحَمْدُ dilafaz dengan huruf Ha Murbuthohه) ( 

3. Huruf Ro' (ر) pada kalimah الرحمن dan الرحيم dibaca dengan nipis dengan bunyi Ra. 

4. Kalimah ملك dibaca dengan bersabdu ((ملكِّ menjadikan sebutannya seperti 'Ma likki'. 

5. Bacaan pada kalimah إِيَّاكَ 'iyyaaka' dibaca tanpa sabdu menjadikan bunyinya seperti 'iyaaka'. 

6. Huruf (ص) pada ayat اهدِنَــــا الصِّرطَ المُستَقِيمَ dan صِرَطَ الَّذِينَ أَنعَمتَ عَلَيهِمْ dibaca dengaan bunyi huruf (س) . 

7. Huruf (ق) pada kalimah المُستَقِيمَ pada ayat اهدِنَــــا الصِّرطَ المُستَقِيمَ tidak ditebalkan 'qim' dan dibunyikan seperti huruf  'ki(ك)m'. 

8. Huruf ) ذ ( pada kalimah صِرَطَ الَّذِينَ dibunyikan dengan huruf (ز) . 

9. Huruf (ت) pada kalimah أَنعَمتَ عَلَيهِمْ dilafazkan seperti 'tak'. 

10. Huruf (غ) pada kalimah غَيرِ المَغضُوبِ dibaca dengan huruf . (ر) 

11. Huruf (ض) pada kalimah غَيرِ المَغضُوبِ dibaca dengan huruf (د) 

12. Kalimah الضَّالِّينَ tidak dipanjangkan dengan kadar 6 harakat. 


Mudah-mudahan dengan adanya sedikit panduan ini bacaan Al-Fatihah kita dapat diperelokkan. Kita juga perlulah sentiasa menyemak bacaan kita dengan mereka yang dikira fasih dalam bacaan Al-Quran seperti para Guru Al-Quran, para Qari, atau para ustaz bagi mengelakkan kita melakukan kesilapan dalam bacaan kita tanpa kita sedari. 

Sabda Nabi s.a.w. yang bermaksud 'Sebaik-baik kamu ialah mereka yang mempelajari Al-Quran dan mengajarkannya pula kepada yang lain.' 



azwananuara@yahoo.com